Mitos Tiket Pesawat Termurah
- Bliink
- 1 hari yang lalu
- 2 menit membaca

Banyak perusahaan percaya memilih tiket termurah berarti menghemat biaya.
Kenyataannya, opsi “termurah” sering memicu delay, biaya perubahan, pelanggaran kebijakan, dan frustrasi — terutama bagi tim keuangan.
Inilah alasan tiket termurah sering kali menjadi keputusan paling mahal.
Quick Answer
Tiket termurah tidak mengontrol total biaya perjalanan. Biaya sebenarnya mencakup perubahan jadwal, delay, hilangnya produktivitas, dan beban kerja finance — bukan hanya harga tiket.
1. Tiket Termurah Mengoptimalkan Harga, Bukan Bisnis
Tiket termurah biasanya disertai aturan ketat: tidak bisa diubah, tidak bisa refund, jadwal tidak fleksibel.Tiket ini mengoptimalkan harga — bukan hasil bisnis.
Saat rencana berubah, biaya langsung melonjak.
2. Perubahan dan Gangguan Menghantam Finance Terlebih Dahulu
Saat tiket murah perlu diubah:
Karyawan mengajukan klaim
Finance harus menyelesaikan konflik
Klaim ditolak
Ketidakpuasan karyawan meningkat
Penghematan pun hilang, digantikan kekacauan operasional.
3. Biaya Tersembunyi Tidak Pernah Terlihat di Harga Tiket
Tiket murah sering menyebabkan:
Meeting terlewat
Produktivitas hilang
Booking darurat
Lembur tim keuangan
Semua ini tidak terlihat di struk tiket — tetapi ditanggung finance.
4. Tiket Termurah Mendorong Pelanggaran Kebijakan
Saat karyawan mengejar harga termurah, mereka sering booking di luar kebijakan:
Maskapai tidak sesuai
Waktu tidak ideal
Transit tidak efisien
Finance harus menegakkan aturan setelah kejadian — memicu ketegangan.
5. Harga Terendah ≠ Biaya Total Terendah
Tujuan sebenarnya bukan tiket termurah — melainkan opsi terbaik sesuai kebijakan.
Artinya menyeimbangkan harga, fleksibilitas, waktu, dan dampak bisnis.
6. Bagaimana Perusahaan Cerdas Memilih Penerbangan
Perusahaan cerdas menggunakan Corporate Travel Intelligence System untuk:
Menampilkan opsi yang disetujui
Menyeimbangkan biaya dan fleksibilitas
Mencegah booking di luar kebijakan
Mengurangi intervensi finance
7. Bagaimana Bliink Mengubah Cara Pandang
Bliink membantu perusahaan keluar dari pola pikir tiket termurah.
Bliink memungkinkan keputusan lebih cerdas — sebelum tiket dipesan dan masalah jatuh ke meja finance.
FAQ Section
Apakah memilih tiket termurah selalu lebih baik?
Tidak. Tiket termurah sering memicu biaya tambahan akibat perubahan, delay, dan beban operasional.
Siapa yang paling terdampak keputusan tiket murah?
Tim keuangan — karena harus menangani klaim, konflik, dan kepatuhan.
Berhenti mengejar tiket termurah.
Mulai mengoptimalkan kontrol dan kejelasan.
👉 Pelajari bagaimana Bliink bekerja sebagai Corporate Travel Intelligence System: bliink.id
